Dan Kami telah menaungi kamu dengan awan (dari panas matahari di padang pasir) dan Kami turunkan kepada kamu “Mann” dan “Salwa”, (serta Kami berfirman): “Makanlah dari makanan-makanan yang baik yang Kami telah kurniakan kepada kamu”. Dan tidaklah mereka menganiaya Kami (sebab mereka kufurkan nikmat itu), tetapi sebenarnya mereka adalah menganiaya diri sendiri. (Al-Baqarah 57)

Karena itulah Al-Manna adalah makanan yang baik bagi manusia, sebagaimana dapat digunakan untuk kepentingan medis dan pengobatan. Kecuali benjolan kebutaan dari jamur akar yang tumbuh di bawah tanah berbentuk bulat mirip dengan bulatnya tangan, lembek, yang secara bertahap warnanya berubah dari putih menjadi hitam. Telah diketahui 17 jenis asam dari asam-asam amino yang penting dalam protein cengawan dan sejumlah vitamin, terutama vitamin A. ada kemungkinan penyifatan nabi bahwa pengobatan kebutaan dari Al Mann adalah karunia Allah, karena tanaman ini tidak di tanam dan tidak perlu ditanam, tidak memerlukan penyiraman, pemeliharaan, maupun perawatan.


Al-Salwa adalah burung berpindah-pindah yang bergerak dimusim tertentu di musim yang luas. Allah telah mengatur perpindahan sebagian kelompok burung yang melewati kaum nabi musa, yang tinggal ditanah liar, seperti di jazirah Sinai (di Mesir) yang di jadikan sebagai lahan berburu dan memakannya.
Pengabungan antara Al-Mann dan Al-Salwaa adalah pengabungan antara karbohidrat nabati yang dikandung Al-Mann, dan protein hewan yang dikandung Al-Salwaa.keduanya memproduksi energi dan membangun sel-sel dalam tubuh manusia. Protein yang dikandung adalah protein yang lebih unggul dari protein tumbuhan sayuran, kacang-kacangan, dan jamur yang diminta oleh kaum nabi Musa.
assalamualaikum,
mau nanya penelitian al manna dan al salwa ada dalam bentuk jurnalnya ?
kalau ada boleh tau web nya ?
syukron
baus sekali ulasannya
ARTIKEL YANG SANGAT MENARIK DAN SANGAT BERMANFAAT...